


SMK Islam Durenan memperoleh akreditasi A untuk jurusan TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif) melalui kerjasama dengan Daihatsu. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 November 2021 di SMK Islam 2 Durenan. Penilai dilakukan oleh tim PBD (Pintar Bersama Daihatsu) pak Kamsuri perwakilan Jawa-Bali, dan pak Billy dari Jakarta.
Akreditasi sendiri ada dua yakni akreditasi sekolah, dan profesi oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) dengan industri yang bekerjasama. Akreditasi yang di selenggarakan bulan kemarin merupakan akreditasi LSP oleh Daihatsu yang bekerjasama dengan jurusan TKRO. Sedangkan SMK Islam sendiri untuk TBSM sudah lama bekerjasama dengan AHM (Astra Honda Motor) Honda sejak 2016-2017 yang sekarang di perbarui kembali.
Pesiapan SMK Islam dilakukan sejak 10 bulan untuk memastikan bahwa semuanya sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Perbaikan dilakukan mulai dari penataan lingkungan, tempat belajar siswa, ruang praktek serta administrasi dan budaya idustri yang harus diterapkan.

Selama persiapan SMK Islam 2 Durenan juga mendatangi terlebih dahulu sekolah yang sudah medapatkan akreditasi baik seperti mengadakan kunjungan ke SMK Islam 1 Blitar. Hal tersebut bertujuan untuk memaksimalkan SMK Islam 2 Durenan saat akan diakreditasi nanti. Beberapa hari sebelum akreditasi SMK Islam 2 Durenan kedatangan tim PBD Jawa-Bali yang memberikah arahan, dan evaluasi jika ada kekurangan setelah persiapan yang lama sekaligus mensosialisasikan 5 S (Seiri Ringkas, Seiton Rapi, Seiso Resik ,Seiketsu Rawat, Shisuke Rajin) kepada seluruh guru SMK Islam 2 Durenan agar dapat menjalankan dengan baik.
Saat kegiatan akreditasi berlangsung semua guru, dan pengurus OSIS, MPK,dan AMBALAN turut bekerjasama. Penilaian dilakukan secara terpisah, ada yang bagian administrasi, ruang produktif, ruang pembelajaran serta memeriksa setiap peralatan yang tercantum dalam SOP (Standar Operasional), dan lainnya.

Mendapatkan akreditasi A merupakan sebuah kebanggaan, karena SMK Islam 2 Durenan merupakan satu-satunya SMK yang terakreditasi A, dan bekerjasama dengan industri di Trenggalek. Kejasama dengan sebuah industri bukan perkara mudah, untuk mendapatkan MoU (Memorandum Of Understanding) perlu persiapan serta sistem pebelajaran kurikullum yang sesuai standar dengan ketentuan industri yang diajak kerja sama.
“Mudah-mudahan kedepannya SMK Islam 2 Durenan dapat berkembang baikuntuk guru dan para pengajarnya. Selain itu, dengan adanya kerjasama ini akan membuka peluang besar bagi siswa-siswa yang ingin bekerja karena kita sudah memiliki akreditasi baik, dan kerja sama industri” tutur pak Syahroni selaku saat ketua PBD SMK Islam 2 Durenan ditemui kemarin Rabu (25/11/21) diruangannya.
Penerapan kebiasaan budaya industri akan diterapkan secara bertahap kepada seluruh warga sekolah. Dengan adanya sistem baru ini siswa-siswi SMK Islam 2 Durenan akan lebih kreatif , disiplin, dan semangat dalam pelaksanaan pembelajaran. Selain itu, dengan penataan yang sesuai standar juga mempermudah pengawasan peralatan inventaris sekolah sehingga kemungkinan hilang akan kecil.
Kegiatan akreditasi diakhiri dengan penutupan diruang meeting dengan sedikit evaluasi, serta saran agar kedepannya SMK Islam 2 Durenan dapat berkembag, dan lebih baik lagi.
penulis:latifatunn.a