SEPUTAR PANDEMIK COVID-19
COVID-19 atau sering disebut CORONA adalah virus yangmenyerang sistem pernaasan pada paru-paru. Virus ini hampir sama dengan SARS dan MERS yang dulu pernah juga melanda dan menjadi pandemik dunia. Penyebab virus ini adalah penularan dari hewan ke hewan kemudian menyerang manusia karena ada interaksi secara langsung.
Virus ini pertamakalidi temukan di sebuah tempat di China bernama Wuhan. Sebuah tempat perdagangan jual beli aneka hewan ditutup karena diduga menjadi tempat penyebaran utama. Pada akhir 2019 kemarin China melaporkan kejadian tersebut, sejak saat itu pemerikasaan di lakukan seluruh negara dan ditemukanbeberapa khasus positif.
Indonesia menjad salah satu negara yang ikut terkena dampaknya. Di Indonesia khasus pertama terjadi diwilayah Depok, Jawa Barat pada awal bulan Maret. Sejak saat itu peerintah melaksanakan upaya lebih ketat lagi untuk mencegah tersebarnya wabah. Dinas pendidikanpun meniadakan UNBK bgi SD, SMP, maupun SMA dan digantikan dengan nilai raport.
SMK Islam 2 Durenan telah melaksanakan USPBK pada bulan Februari sebelum lockdown. Kegiatan itupun berjalan dengan lancar, serta tetap melaksanakan prosedur kesehatan yang telah ditentukan. Siswa di cek terlebih dahulu keadaan suhu badannya, setelah itu baru mereka mencuci tangan menggunakan alat kesehatan yang di sediakan dan mulai memasuki ruangan masing-masing.
Pencegahan yang dapat kita lakukan untuk yang paling sederhana adalah dengan mencuci tangan serta menjaga kebersihan rumah. Melakukan karantina diri sendiri di rumah, keluarrumah jika di perlukan, dan menjaga imunitas tubuh agar tidak gampang terserang penyakit.
Virus ini dapat menular lewat lendir, benda mati dan lainnya dari manusia yang terbukti positif, kemudan manusia itu berinteraksi dengan manusia yang negatif virus. Penyebaran dapat lebih meluas jika interaksi antar manusia terus terjadi.Pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan saling bahu membahu.
Orang yang terpapar virus ini awalnya terlihat baik-baik saja dan sehat. Namun, ketika 14 hari dalam masa ini akan muncul gejala-gejala seperti, demam tinggi serta melebihi 38 , lemas, batuk kering, sakit pada tengorokkan, sesak atau kesulitan bernafas disertai sakit pada paru-paru, dan sakit kepala.
Mari kita semua dinas pendidikan juga ikut membantu, namun dengan keadaan sekarang tenaga pendidik SMK Islam2 Durenan turut ikut mencegah. Tetap belajar dalam keadaan saat inimerupakan upaya yang dapat kita lakukan sebagai pelajar Indonesia. Semoga wabah ini dapat segra berakhir aammiin.