


Pimpinan Komisariat (PK) SMK Islam 2 Durenan merupakan pimpinan Ikatan teritinggi Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) yang bernaung di lembaga pendidikan. Sedangkan Ngaji Jurnalistik merupakan kegiatan yang digagas oleh Pers Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Durenan, yang bertujuan mengenalkan literasi digital.
Keikut sertaan PK SMK Islam 2 Durenan dalam kegiatan IPNU IPPNU merupakan hal yang pertama. Dikarenakan, PK SMK Islam 2 Durenan masih dalam pembentukan. Namun, tidak menyurutkan semangat anggotanya untuk ikut belajar.
Pihak sekolah akan sangat mendukung bagi potensi-potensi siswanya yang ingin mengikuti. Dengan pemberian dana untuk ikut serta dalam kegiatan diharapkan banyak siswa yang memiliki bakat bisa tersalurkan.
Di wakilkan oleh Faza Zayidatul Fikri Ismail kegiatan yang diikuti oleh satu perwakilan dari masing-masing Pimpinan Ranting (PR) dan PK se-durenan menambah pengalaman baru. Dalam ngaji jurnlistik ini tidak hanya sebagai ajang pengenalan literasi, namu juga sebagai ajang silaturahmi setelah lama tidak diadakannya kegiatan.
“Dari kegiatan ini saya mendapatkan banyak relasi baru. Meskipun hanya dari Durenan saja, namun karena saya masih pertamakali berkenalan dengan mereka ini sangat berkesan” ungkap Faza pada Rabu (11/08/21).

Semangat belajar merupakan hal yang harus di tumbuhkan dalam pelajar NU khususnya di Durenan. Untuk melestarikan, dan mengenalkan NU lewat media sosial mungkin sulit-sulit gampang.
Namun, kita tidak boleh menyerah serta terus menambah wawasan. Belajar literasi tidak hanya akan bermanfaat untuk organisasi tetapi juga untuk diri sendiri.
Dalam kegiatan Ngaji Jurnalistik ini, kami menghadirkan para pemateri yang handal dalam bidangnya. Androw Dzulfikar yang aktif menjadi kontributor NU Online Trenggalek, serta Marisa Khoirila yang saat ini bekerja sebagai kontributor NU Online Jatim.
Dengan adanya dokumentasi, segala kegiatan dan aktifitas kita dapat diarsipkan serta dibuka kapanpun. Manfaat ini juga akan mendekatkan organisasi NU dengan masyarakat dan membangun hubungan yang positif.
“Namun, kita tidak boleh hanya asal memberikan konten. Kita harus membuat konten yang baik, dan layak dibaca oleh masyarakat” ujar Marisa Khoirila saat memberikan materi di acara Ngaji Jurnalistik Ahad (08/08/21) di aula SMK Islam Durenan.
Untuk memulai berliterasi Marisa menekankan untuk menulis mengalir sesuai dengan bahan yang didapat. Karena, kondisi saat di lapangan berada didepan narasumber akan jauh berbeda. Jadi, kita perlu belajar teknik dan caranya terlebih dahulu tambahnya.
Pewarta:latifatunn.a